Kenali Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi

besoklusa.one – Kolesterol tinggi jadi persoalan kesegaran yang benar-benar dan harus diwaspadai. Tahukah anda bahwa stres dan kurang tidur ternyata dapat jadi pemicu utama peningkatan persentase kolesterol jahat di dalam tubuh? Banyak penelitian udah membuktikan jalinan erat pada style hidup yang tidak sehat, juga stres dan kurang tidur, bersama peningkatan risiko kolesterol tinggi.
Apakah Banyak Pikiran Bisa Menyebabkan Kolesterol Naik?
Stres kronis mengakibatkan pelepasan hormon kortisol secara berlebihan. Kortisol ini meningkatkan memproduksi kolesterol LDL (jahat) oleh hati. Selain itu, stres seringkali mendorong perilaku tidak sehat seperti makan berlebihan, terlebih makanan tinggi lemak jemu dan trans, dan juga kurangnya kegiatan fisik.
Semua segi ini berkontribusi terhadap peningkatan kolesterol di dalam darah. Sementara itu, kurang tidur mengganggu metabolisme lemak, meningkatkan kolesterol LDL dan menurunkan kolesterol HDL (baik).
Kurang tidur juga mengganggu keseimbangan hormon, meningkatkan nafsu makan dan mengonsumsi makanan tinggi lemak.
“Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon di dalam tubuh,” kata Dr. Montz, Dr. Maher, dan Dr. Dunwody dari Houston Sleep Solutions.
Pada penderita sleep apnea atau mereka yang sering begadang, memproduksi hormon stres kortisol cenderung meningkat, begitu pula bersama hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan. “Sebaliknya, memproduksi hormon leptin yang berperan di dalam sesuaikan berat badan justru menurun,” tambah mereka.
Ketidakseimbangan hormon ini dapat berdampak terhadap persentase kolesterol di dalam tubuh. Kondisi ini diperparah kecuali mutu tidur buruk, andaikata dikarenakan sleep apnea, yang dikaitkan bersama peningkatan LDL dan trigliserida, dan juga penurunan HDL.
Mengenal Dampak Stres dan Kurang Tidur terhadap Kolesterol
Stres dan kurang tidur memiliki dampak vital terhadap persentase kolesterol. Stres kronis mengakibatkan peningkatan hormon kortisol, yang merangsang memproduksi kolesterol LDL. Kondisi ini diperburuk oleh perilaku tidak sehat yang seringkali menyertai stres, seperti mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kurangnya kegiatan fisik.
Sementara itu, kurang tidur mengganggu metabolisme lipid, kurangi memproduksi enzim hati yang mutlak untuk metabolisme kolesterol, dan mengganggu keseimbangan hormon, supaya meningkatkan nafsu makan dan mengonsumsi makanan tinggi lemak.
Kurang tidur juga dapat meningkatkan memproduksi hormon stres kortisol, yang memperparah peningkatan kolesterol LDL.
Sebuah belajar membuktikan bahwa tikus yang kurang tidur mengalami peningkatan persentase kolesterol di dalam darah dan penumpukan kolesterol di hati, dan juga penurunan persentase enzim hati yang mutlak untuk metabolisme kolesterol.
Selain itu, persentase hormon leptin dan resistin juga menurun, yang dapat mengakibatkan peningkatan persentase kolesterol. “Kurang tidur dapat memengaruhi persentase kolesterol pria dan wanita bersama cara yang berbeda,” kata Jennifer Robinson, MD seperti dikutip dari WebMD terhadap Rabu, 19 Maret 2025.
Dalam sebuah belajar berskala besar, ditemukan bahwa pria yang tidur kurang dari 6 jam per malam cenderung memiliki persentase LDL (kolesterol jahat) yang lebih tinggi. Sebaliknya, wanita yang tidur bersama durasi yang sama justru memiliki persentase LDL lebih rendah.
“Selain itu, pria dan wanita yang mendengkur sementara tidur ditemukan memiliki persentase HDL (kolesterol baik) yang lebih rendah,” tambahnya.
Strategi Mengatasi Stres dan Kurang Tidur
Mengatasi stres dan menegaskan tidur yang cukup terlampau mutlak untuk mengelola persentase kolesterol. Berikut sebagian langkah yang dapat Anda terapkan:
1. Teknik Relaksasi
Meditasi, yoga, pernapasan dalam, atau tai chi.
2. Olahraga Teratur
Membantu kurangi stres dan meningkatkan kesegaran jantung.
3. Diet Sehat
Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Hindari makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan gula.
4. Manajemen Waktu
Kelola sementara efektif untuk kurangi rasa kewalahan.
5. Dukungan Sosial
Berbicara bersama teman, keluarga, atau terapis.
6. Hobi
Luangkan sementara untuk hobi yang menyenangkan.
7. Batasi Kafein dan Alkohol
Kurangi mengonsumsi kafein dan alkohol dikarenakan dapat mengganggu tidur dan meningkatkan stres.
Untuk meningkatkan mutu tidur, bangun dan tidurlah di sementara yang sama tiap-tiap hari, ciptakan lingkungan tidur yang nyaman (gelap, tenang, dan sejuk), menjauhkan kafein dan alkohol sebelum akan tidur, dan juga matikan perangkat elektronik sebelum akan tidur. Jika anda mengalami kesusahan tidur kronis, konsultasikan bersama dokter.
Tidur yang cukup dan memiliki kwalitas terlampau mutlak untuk kesegaran tubuh, juga di dalam melindungi persentase kolesterol tetap sehat. Dengan menerapkan langkah di atas, anda dapat kurangi risiko kolesterol tinggi dan melindungi kesegaran jantung.