Makanan Ini Sebaiknya Jangan Dipanaskan Ulang

besoklusa.one – Ketika ada makanan yang tersisa, sayang rasanya untuk tidak menyimpannya. Setelah disimpan di kulkas agar awet, umumnya makanan sesudah itu dipanaskan ulang sebelum disantap.
Namun, rupanya ada jenis makanan spesifik yang justru tidak boleh dihangatkan ulang karena sanggup berisiko bagi kesehatan.
Apa saja makanan yang tidak boleh dipanaskan ulang?
Menurut pakar diet Harini Bala, bayam merupakan keliru satu bahan makanan yang tidak boleh dipanaskan ulang. Penelitian menunjukkan, persentase nitrat pada bayam meningkat bersamaan sayur tersebut dimasak.
Pada suhu tinggi – layaknya waktu memanaskan ulang sayuran hijau – nitrat diubah jadi nitrosamin, senyawa yang terkait bersama kanker.
“Tolong jangan panaskan ulang bayam, segera makan segera sehabis Anda memasaknya,” desak Bala didalam video TikTok yang ditonton lebih dari 149.000 kali.
Dia mengklaim bahwa senyawa didalam sayuran yang dipanaskan ulang itu “beracun.”
Jangan Panaskan Teh yang Sudah Dingin
Berikutnya, memanaskan makanan atau minuman ini juga disebut tidak boleh dilakukan. Memang, tidak ada yang mengalahkan nikmatnya menyeruput teh panas, terutama ketika cuaca sedang dingin. Namun, memanaskan ulang teh bukanlah gagasan yang baik.
Saat dipanaskan kembali, cii-ciri antioksidan teh terurai waktu persentase tanin, yang berkontribusi pada rasa pahit, meningkat.
Bala juga mengklaim bahwa “bakteri yang tidak aktif” didalam teh bakal jadi “aktif” jika dipanaskan kembali, agar menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen, dilansir New York Post.
Bakteri Mengintai Nasi yang Dipanaskan Ulang
Ahli diet juga memperingatkan agar nasi tidak dipanaskan ulang – tapi ada batasannya.
Pati boleh dipanaskan ulang asalkan disimpan didalam wadah kedap udara di didalam lemari es didalam waktu dua jam sehabis dimasak, kata Bala.
Menunggu lebih dari dua jam untuk menyimpannya, dia memperingatkan, tingkatkan risiko berkembang biaknya bakteri beresiko didalam makanan.
“Tetapi jika Anda memasak nasi di pagi hari dan menyimpannya di lemari es pada malam hari untuk dimakan keesokan harinya, ada mungkin besar terbentuknya Bacillus cereus,” dia memperingatkan.
Gejala Keracunan Bacillus cereus
Bacillus cereus adalah sejenis bakteri yang umumnya menyerang makanan bertepung dan membuat keracunan makanan, kerap disebut sebagai “sindrom nasi goreng”, suatu penyakit nyata-nyata yang jarang membuat kematian.
Menurut Food plus Drug Administration, diperkirakan terkandung 63.400 masalah keracunan Bacillus cereus tiap tiap tahunnya.
Gejala umumnya berwujud kram perut, mual, muntah, diare, dan demam.