Risiko dan Cara Aman untuk Menurunkan Kolesterol

Risiko
Risiko dan Cara Aman untuk Menurunkan Kolesterol

besoklusa.one – Simvastatin adalah obat kolesterol yang wajib dikonsumsi berdasarkan resep dokter. Namun, tersedia orang yang menyetok obat simvastatin lantas dikonsumsi usai makan makanan Lebaran yang tinggi protein dan berlemak.

Faktanya mengkonsumsi obat simvastatin tidak boleh ceroboh dan wajib dengan resep dokter layaknya disampaikan Medical Director Klinik Sirka, dokter Levina Avissa.

“Sangat perlu untuk selalu mengfungsikan obat dengan prinsip yang tepat dan dengan petunjuk dokter, sehingga penggunaannya sesuai dengan kebutuhan orang tersebut,” kata Levina di dalam pesan tertulis ke Health Liputan6.com.

Penting untuk tahu risiko yang dapat timbul kalau obat ini digunakan tanpa petunjuk dokter. Levina mengungkapkan lonsumsi simvastatin tanpa pengawasan medis dapat mengundang lebih dari satu bahaya, antara lain:

1. Efek samping yang tidak terkontrol

Efek samping simvastatin dapat memicu nyeri otot rusaknya hati, dan problem pencernaan. Tanpa pengawasan medis, efek samping ini kemungkinan tidak dapat ditangani dengan tepat.

2. Interaksi obat

Simvastatin dapat berinteraksi dengan obat lain yang kemungkinan sedang dikonsumsi oleh pasien, yang dapat meningkatkan dampak efek samping atau sebaliknya mengurangi efektivitas dari simvastatin itu sendiri.

3. Overmedikasi atau dosis yang salah

Tanpa petunjuk dokter, tersedia dampak pemakaian obat dengan dosis yang amat tinggi/ amat rendah yang pasti saja membahayakan pasien.

Cara Aman Menurunkan Kolesterol

Daripada mengkonsumsi simvastatin secara sembarangan, Levina mengajak masyarakat sehingga mengontrol asupan makan saat Lebaran.

Batasi atau kalau dapat menjauhkan asupan gula tambahan dan lemak jenuh di dalam makanan. Lalu memperbanyak asupan serat yang dapat didapatkan dari sayur dan buah.

Tak ketinggalan, aktivitas fisik alias olahraga juga menunjang meningkatkan pembakaran lemak di dalam tubuh.

“Hal ini terbukti vital untuk mengurangi kolesterol,” kata Levina.

Kolesterol Tinggi Kadang Tidak Memiliki Gejala Jelas

Levina menjelaskan bahwa terhadap lebih dari satu orang tidak membuktikan tanda-tanda yang jelas. bila mengalami peningkatan takaran kolesterol.

“Namun tersedia lebih dari satu tanda-tanda yang dapat jadi indikasi tidak langsung dari kolesterol tinggi,” katanya.

Indikasi tanda-tanda kolesterol tinggi diantaranya:

– Pegal/nyeri di tungkai khususnya saat berjalan

– Lemas

– Kelelahan yang ekstrem, kemungkinan tidak langsung disebabkan oleh kolesterol tinggi, tapi berkenaan problem peredarah darah akibat tingginya takaran kolesterol di di dalam darah.

– Sakit kepala/pusing khususnya bila tersedia peningkatan tekanan darah yang dapat berkenaan dengan tingginya kolesterol.

Jika mengalami tanda-tanda di atas Levina merekomendasikan untuk langsung berkonsultasi ke dokter dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan. Ia pun juga mengingatkan kepada masyarakat untuk melaksanakan pemeriksaan kesegaran berkala untuk tahu suasana tubuh. Jika sesungguhnya tersedia persoalan kesegaran dapat langsung dilakukan intervensi.

“Konsultasi dengan dokter dan melaksanakan MCU /pemeriksaan kesegaran berkala,” sarannya.

By besok88

Leave a Reply

Dunia Kesehatan